LAMPUNG TIMUR – Suasana haru bercampur bangga menyelimuti PAUD KB Kasih Ibu Cempaka Nuban, Kec Batanghari Nuban, Lampung Timur pada acara perpisahan dan pelepasan murid tahun ajaran 2025/2026, pada hari Kamis, 11 Juni 2026.
Dalam prosesi ini menandai selesainya masa belajar anak-anak di tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Acara pelepasan tahun ini diikuti oleh murid yang telah dinyatakan lulus dan siap melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
Acara berlangsung meriah dan interaktif dengan berbagai penampilan seni dari para murid. Anak-anak dengan percaya diri menunjukkan bakat mereka mulai dari menari dan menyanyikan lagu perpisahan. Kemampuan motorik dan keberanian tampil di depan umum ini menjadi bukti nyata keberhasilan stimulasi tumbuh kembang selama di PAUD tersebut.

Adapun pentas seni yang dipertunjukan antara lain Tari Yamko Rambe Yamko, Tari Kupu-kupu, Joget Abang Jago, Tari Cublak-cublak Suweng, serta penampilan menyanyikan lagu.
Perwakilan dari Guru PAUD, Bunda Dwi, dalam sambutannya menceritakan anak didiknya pertama kali masuk dengan bermacam-macam sifat, ada yang menangis, ada yang malu, dan sebagainya.
“Tapi kita lihat bersama hari ini, anak-anak menjadi lebih berani, lebih mandiri, mental yang kuat. Anak-anak kami yang lulus dari PAUD, telah berkembang dengan baik, sudah pintar menulis, bernyanyi, mengenal huruf, berhitung, menari dan sebagainya”, ungkapnya dengan penuh haru.

Lanjutnya, dirinya mendoakan anak-anak yang lulus dapat menjadi anak yang lebih baik lagi, lebih rajin dan semangat belajar.
“Kepada rekan-rekan guru, kami berterimakasih atas dedikasinya telah bersama mendidik anak-anak kita, dan kami mendoakan anak-anak sukses selalu, selamat menempuh ke jenjang pendidikan berikutnya dan kejar cita-citamu”, imbuhnya.

Sementara itu, perwakilan orang tua murid, Eky, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para guru yang telah mendidik anak-anak dengan penuh kesabaran.
“Kami sangat berterima kasih atas dedikasi dan kesabaran para guru dalam membimbing anak-anak kami dari yang awalnya pemalu hingga sekarang menjadi anak yang berani, mandiri, dan siap masuk ke jenjang pendidikan berikutnya,” ucapnya.
Acara kemudian ditutup dengan penyerahan piagam, diikuti dengan sesi foto bersama antara guru dan murid guna mengabadikan momen berharga tersebut.














