Pemkot Metro Perkuat Layanan Kesehatan Warga Terdampak TPAS Karang Rejo

Berita, Metro238 Dilihat

METRO – Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Kesehatan memperkuat layanan kesehatan bagi masyarakat di sekitar Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Karangrejo. Pelayanan dilakukan melalui Puskesmas Karangrejo dengan sejumlah kegiatan rutin dan layanan khusus bagi warga yang berada di wilayah terdampak aktivitas TPAS.

Layanan kesehatan mencakup pemeriksaan kesehatan, kunjungan rumah, pencegahan penyakit menular, hingga penanganan rujukan ke RSUD Jenderal Ahmad Yani Kota Metro.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, dr. Fitri Agustina, menyebut layanan kesehatan ini wujud realisasi komitmen Walikota Bambang sebagai representasi pemerintah Kota Metro, selain layanan posyandu yang rutin diberikan kepada masyarakat. Kegiatan ini seterusnya dilaksanakan setiap bulan pada tanggal 9.

“Sesuai instruksi Walikota kami segera menguatkan peran Puskesmas Karangrejo untuk menggelar pemeriksaan kesehatan gratis dua kali dalam setahun. Pemeriksaan meliputi skrining kesehatan, pengobatan, pemberian masker, penyuluhan, dan konseling selain kegiatan rutin Posyandu,” kata Fitri

Layanan kesehatan yang dilakukan salah satunya pemeriksaan dahak terhadap warga yang mengalami batuk lebih dari satu minggu. Pemeriksaan itu dilakukan untuk mendeteksi kemungkinan penyakit tuberkulosis (TB) pada warga terdampak TPAS.

Fitri menjelaskan layanan kesehatan tidak hanya dilakukan di fasilitas kesehatan. Petugas dan kader juga melakukan kunjungan rumah kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan pemantauan.

Kunjungan tersebut mencakup ibu hamil, bayi baru lahir, bayi dan balita dengan masalah gizi, serta pasien penyakit tidak menular atau penyakit kronis. Petugas juga akan mendatangi warga yang mengalami penyakit menular, seperti TB, diare, pneumonia, dan campak.

Kader posyandu juga diminta melakukan kunjungan rumah atau home care di wilayah masing-masing. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan warga yang membutuhkan pelayanan tetap mendapat pemantauan tanpa harus selalu datang ke puskesmas.

Selain layanan kesehayan Pemkot Metro juga memberikan perlakuan khusus bagi warga terdampak TPAS yang membutuhkan rujukan ke RSUD Jenderal Ahmad Yani. Pasien kelas III dari kelompok area terdampak dapat memperoleh peningkatan layanan menjadi kelas II.

Selain pelayanan pemeriksaan, Puskesmas Karangrejo membagikan vitamin kepada masyarakat setiap tiga bulan. Petugas juga menjalankan kegiatan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) untuk menekan risiko penyakit yang ditularkan melalui nyamuk.

Mulai akhir Agustus 2026, Dinas Kesehatan juga segera menyiapkan layanan kesehatan keliling menggunakan mobil ambulans. Layanan tersebut dijadwalkan berlangsung satu kali setiap bulan.

“Layanan keliling ini mencakup skrining kesehatan, penyuluhan, konseling, dan pengobatan. Program inj diarahkan untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada warga di sekitar wilayah TPAS,” jelas Fitri

Rangkaian program kesehatan untuk warga terdampak Karang Rejo merupakan realisasj dari komitmen Pemkot Metro dalam menangani aspek kesehatan masyarakat yang berada di sekitar TPAS. Fitri mengatakan dalam pelaksanaannya Dinas Kesehatan tidak hanya mengandalkan pelayanan di puskesmas, tetapi juga melakukan pemantauan aktif melalui kunjungan rumah dan layanan kesehatan keliling.