Pemkot Metro Kerahkan Damkar Bersihkan Abu Vulkanik di Sejumlah Titik

Berita, Daerah, Metro380 Dilihat
banner 468x60

METRO – Pemerintah Kota (Pemkot) Metro mengerahkan mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) untuk melakukan penyemprotan ke sejumlah sekolah dan ruas jalan yang ada di Bumi Sai Wawai, Selasa (15/9).

Ini untuk membersihkan partikel abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso turun langsung untuk melakukan penyemprotan tersebut.

Wali Kota mengatakan, pemerintah daerah harus hadir secara langsung ketika masyarakat menghadapi kondisi yang dapat mengganggu kenyamanan maupun aktivitas sehari-hari.

Menurutnya, pembersihan tidak hanya dilakukan di satu titik, tetapi menyasar sejumlah wilayah yang membutuhkan penanganan.

“Kita turun langsung bersama jajaran untuk melihat kondisi di lapangan. Kalau masih ada sisa abu dan debu yang mengganggu masyarakat, kita lakukan penyiraman dan pembersihan agar lingkungan kembali nyaman,” ujar Bambang.

Ia menegaskan, penggunaan mobil Damkar dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari respons cepat pemerintah daerah untuk membantu membersihkan lingkungan masyarakat.

“Kita tidak ingin masyarakat bekerja sendiri menghadapi kondisi ini. Pemerintah harus hadir dan memberikan pelayanan secara langsung,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota bersama jajaran juga menyempatkan diri menyusuri sejumlah kawasan untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat.

Di Kelurahan Iringmulyo, Tejosari, dan Yosorejo, kondisi lingkungan menjadi perhatian pemerintah, khususnya wilayah yang masih terdapat sisa abu dan membutuhkan penyiraman.

Wali Kota juga mengingatkan jajaran agar tidak hanya berorientasi pada kegiatan seremonial, tetapi memastikan penanganan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Yang paling penting adalah masyarakat merasakan manfaat dari apa yang kita lakukan. Kita cek langsung, mana yang membutuhkan penyiraman, mana yang membutuhkan bantuan air bersih, semuanya harus ditangani sesuai kondisi di lapangan,” tegasnya.

Selain melakukan pembersihan sisa abu vulkanik, Pemerintah Kota Metro juga menyalurkan atau melakukan dropping air bersih kepada masyarakat yang terdampak kondisi kekeringan akibat musim kemarau dan fenomena El Nino.

Bantuan air bersih tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat, terutama warga yang mengalami kesulitan memperoleh pasokan air untuk kebutuhan sehari-hari.

Bambang menuturkan, ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang harus mendapatkan perhatian pemerintah.

“Air bersih adalah kebutuhan utama masyarakat. Karena itu, ketika ada warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air, pemerintah harus bergerak untuk membantu,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah akan terus memantau kondisi di lapangan dan melakukan langkah-langkah yang diperlukan apabila dampak kekeringan semakin meluas.

“Jangan sampai masyarakat kesulitan untuk kebutuhan sehari-hari. Kita akan melihat kondisi di lapangan dan melakukan dropping air bersih ke wilayah yang memang membutuhkan,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *