Nuansa Merah Putih Semarakkan Car Free Day Kota Metro

Berita, Daerah, Metro195 Dilihat
banner 468x60

Metro – Nuansa merah putih mewarnai kegiatan Car Free Day (CFD) di Taman Merdeka, Kota Metro, Minggu, 2 Agustus 2026. Ribuan warga memadati kawasan tersebut untuk berolahraga sekaligus menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kegiatan yang digelar Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Metro itu tampil berbeda pada awal Agustus. Peserta senam, komunitas, hingga masyarakat umum kompak mengenakan busana bernuansa merah putih sebagai simbol semangat kemerdekaan.

Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso mengatakan nuansa merah putih diharapkan menjadi pengingat nilai keberanian dan kesucian yang harus terus dijaga masyarakat.

“Memasuki minggu pertama bulan Agustus, kita mulai membangun semangat kemerdekaan melalui nuansa merah putih. Semoga semangat keberanian dan kesucian terus menyala dalam diri masyarakat Kota Metro,” kata Bambang.

Menurut dia, Car Free Day tidak hanya menjadi ruang bagi masyarakat untuk berolahraga, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi, memperkuat kebersamaan, serta menggerakkan perekonomian pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Karena itu, Bambang mengajak masyarakat membeli produk yang dijajakan para pedagang di kawasan Taman Merdeka. Ia berharap tingginya kunjungan masyarakat mampu meningkatkan pendapatan para pelaku UMKM.

“Jangan bawa sarapan dari rumah. Mari kita ramaikan UMKM yang berjualan di sini. Semoga dagangan mereka habis dan membawa keberkahan bagi keluarga mereka,” ujarnya.

Selain diisi puluhan stan UMKM, kegiatan tersebut juga menghadirkan layanan kesehatan gratis, donor darah, hiburan, serta pembagian doorprize dari sejumlah sponsor. Rumah Sakit Mardi Waluyo Kota Metro menyerahkan hadiah utama berupa satu unit sepeda yang dimenangkan Komariah.

Pada kesempatan itu, Bambang juga menyampaikan lebih dari 2.200 mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) dari lima fakultas tengah menjalankan pengabdian di 22 kelurahan di Kota Metro. Ia berharap para mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah untuk membantu masyarakat dan mendukung pembangunan daerah.

“Manfaatkan masa pengabdian ini untuk belajar langsung di tengah masyarakat. Jadikan ilmu yang dimiliki sebagai bentuk pengabdian yang bermanfaat dan bernilai amal jariyah,” katanya.

Di hadapan peserta CFD, Bambang kembali mengajak masyarakat mengucapkan komitmen bersama, “Saya malu membuang sampah sembarangan.” Menurut dia, komitmen tersebut harus diwujudkan melalui tindakan nyata dengan membuang sampah pada tempatnya dan memungut sampah yang ditemukan di lingkungan sekitar.

“Kalau setiap warga memiliki rasa malu membuang sampah sembarangan dan mau mengambil sampah yang ada di sekitarnya, saya yakin persoalan sampah di Kota Metro akan semakin mudah diatasi,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Bambang meminta doa dan dukungan masyarakat agar Pemerintah Kota Metro tetap mampu memberikan pelayanan terbaik meski menghadapi berbagai tantangan, termasuk kondisi keuangan daerah.

“Kami akan terus berjuang memberikan yang terbaik untuk masyarakat. Harapan kami sederhana, menjadi pelayan masyarakat yang mampu menghadirkan Kota Metro yang semakin bersih, nyaman, maju, dan bahagia,” kata Bambang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *